Nike Brand Activation (Part 2)

  • Train and Play

Berlatih dan bermain – train and play – adalah 2 hal yang sangat lazim ditemukan pada siapapun yang gemar berolahraga. Ada ungkapan ‘berlatih membuat sempurna’. Dan supaya kita tidak bosan melakukannya, maka latihan tersebut harus memiliki hal yang menyenangkan. Nike+ adalah contoh paling jelas bagaimana Nike menggabungkan 2 hal tadi, berlatih secara menyenangkan.

Di dalam Nike+, kita bisa menentukan sendiri target pencapaian kita dalam berlatih. Dan yang membuatnya menyenangkan adalah kita bisa mendapatkan data statistik latihan kita dan juga tips soal bagaimana caranya agar kita bisa meningkatkan performa kita. Bila kita nantinya berhasil mencapainya, kita bisa membagi hal tersebut ke pengguna Nike+ di seluruh dunia. Seru kan?

Satu catatan penutup dari Saya adalah Nike membuat activation domain mereka dengan melihat konsumen dari segala  sisi. Mulai dari vision and truth hingga insights, semuanya adalah bagaimana konsumen berprilaku.

Dan hanya merk yang mau mengerti konsumen (consumer oriented) yang akan selalu diterima pasar. 

Related Posts
Jose Mourinho: The Special One.
Veni, vidi, vici. I came, I saw, I conquered. Aku datang, aku lihat, aku menang.Begitu Julius Caesar pernah berkata usai pertempuran Zela. Kala itu Julius Caesar hendak menyampaikan pesan kepada ...
READ MORE
Peran ‘The Game Theory Model’ Dalam Tendangan Penalti
Benarkah seorang kiper berada dalam kondisi tak berdaya saat tendangan penalti? Apa itu ‘The Game Theory’? Di bulan Mei 2010, seorang akademisi dari Universitas New York bernama Bruce Bueno de Mesquita meramalkan ...
READ MORE
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
[image source: flickr/tcountryfan] Oksigen semakin menipis, dan bernafas pun, menjadi suatu hal yang sulit. Suara gemuruh memekakkan telinga. Genderang mulai ditabuh dan kabut peperangan semakin tebal. Semua yang berada di sana ...
READ MORE
Kisah Klub Yang Dibangun Dengan Persaudaraan, Bukan Dengan Uang
Akhir pekan lalu saya membaca kisah sebuah klub divisi 4 liga Rumania, ASF Fratia. Dikisahkan bahwa klub ini menerapkan persamaan dan menerima siapapun tanpa memperdulikan latar belakang, suku, agama, dan ...
READ MORE
Sepakbola Ini Tak Masuk Akal
Ditulis oleh Adri Zainuddin.Sepakbola, permainan yang dimainkan oleh 22 orang pemain di dalam 1 lapangan. Tambah 1 orang wasit yang dibantu 2 hakim garis. Semua mengejar 1 bola yang sama. ...
READ MORE
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Seiring dengan berakhirnya perhelatan liga-liga di Eropa, mari kita tinggalkan sejenak lapangan hijau dan melihat sepakbola dalam bentuk yang lebih luas, cinta. Penulis-penulis roman sering berkata: Kita tidak bisa memilih kepada ...
READ MORE
Fabio Capello, Bukan Orang Italia Biasa
Tulisan tentang Fabio Capello diambil dari biografinya yang ditulis oleh seorang jurnalis Italia bernama Gabrielle Marcotti berjudul ‘Capello - The Man Behind England’s World Cup Dream’. Inggris, Negara Kedua Setelah Italia "I ...
READ MORE
Mengelola Komunitas Suporter
Sebuah catatan ringan betapa pentingnya kelompok suporter bagi sebuah klub dari segi marketing.Bagi penggemar otomotif, khususnya kendaraan beroda dua, kegiatan touring atau berkendara bersama-sama teman ke sebuah tempat yang belum ...
READ MORE
Naturalisasi, Benarkah Yang Terbaik?
2 orang pemuda blasteran Belanda-Indonesia, Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran, baru saja memperoleh kewarganegaraan Indonesia mereka setelah lulus dalam proses naturalisasi di kantor Kemenkumham beberapa hari yang lalu. Mereka berdua ...
READ MORE
Mengukur Kesuksesan Keberadaan Klub ISL di Media Sosial
Di tulisan “Keberadaan 18 Klub ISL Musim 2012-2013 di Dunia Maya dan Media Sosial” tercatat klub Sriwijaya FC adalah klub dengan laman facebook resmi yang memiliki jumlah fans terbesar, yaitu ...
READ MORE
Jose Mourinho: The Special One.
Peran ‘The Game Theory Model’ Dalam Tendangan Penalti
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
Kisah Klub Yang Dibangun Dengan Persaudaraan, Bukan Dengan
Sepakbola Ini Tak Masuk Akal
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Fabio Capello, Bukan Orang Italia Biasa
Mengelola Komunitas Suporter
Naturalisasi, Benarkah Yang Terbaik?
Mengukur Kesuksesan Keberadaan Klub ISL di Media Sosial