Nike Brand Activation (Part 2)

Ini adalah bagian kedua dari tulisan sebelumnya yang berjudul Nike Brand Activation (Part 1).

Kampanye ‘Scorpion KO’ adalah salah satu dari Integrated Marketing Communicaitons (IMC) Nike yang melibatkan konsumen berinteraksi di dalamnya. Ada banyak kegiatan marketing Nike lainnya yang juga mengajak publik berpartisipasi. Sebut saja ‘The Chance’ dimana Indonesia berhasil menempatkan nama Evan Dimas sebagai wakilnya. Atau Nike+ (baca: Nike plus), sebuah komunitas olahraga Nike dimana siapa saja bisa bergabung di dalamnya. Ada banyak hal menarik di dalam Nike+. Tersedia pelengkapan dan aplikasi yang mampu membantu kita mengukur kadar lemak dan kalori yang terbakar saat kita berolahraga. Di Nike+ kita juga bisa berinteraksi dengan orang lain di seluruh dunia yang tergabung dalam komunitas ini.

Sepertinya setiap kali Nike melakukan brand activation, mereka selalu meraih sukses besar.

Apa rahasianya? Jawabannya adalah Nike memilki activation domain (pilar kegiatan aktivasi) yang jelas. Activation domain menjadi landasan tiap kali Nike membuat brand activation. Apa sajakah activation domain Nike? 

Related Posts
Jose Mourinho: The Special One.
Veni, vidi, vici. I came, I saw, I conquered. Aku datang, aku lihat, aku menang.Begitu Julius Caesar pernah berkata usai pertempuran Zela. Kala itu Julius Caesar hendak menyampaikan pesan kepada ...
READ MORE
Belanda vs Argentina, Piala Dunia 1974. [sumber: flickr]
Di era sepakbola modern ini, menurut saya ada 2 filosofi bermain yang cukup menonjol. Dan keduanya saling bertolak belakang. Yaitu filosofi yang dianut oleh Josep 'Pep' Guardiola (ball possession) dan ...
READ MORE
Selamat Tahun Baru 2014!
Tak terasa kita saat ini sudah berada di tahun yang baru, 2014. 365 hari telah bersama kita lewati di tahun 2013. Dan semoga kita semua mendapatkan pembelajaran dan bisa menjadi ...
READ MORE
Benarkah Konsumen Adalah Raja?
Beberapa hari yang lalu kami menghadiri sebuah seminar pemasaran bertajuk “Service With A Heart”. Tampil sebagai pembicara adalah Bapak Alex Mulya, praktisi marketing; dan Ibu Noni S.A. Purnomo, Vice President Business Development ...
READ MORE
Tendang Politisi Dari Sepakbola Indonesia
Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis tentang kondisi sepakbola Indonesia. Di suatu siang usai jam sekolah, di era Orde baru,  Saya dan beberapa teman SD Saya melihat rombongan pendukung salah satu ...
READ MORE
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
[image source: flickr/tcountryfan] Oksigen semakin menipis, dan bernafas pun, menjadi suatu hal yang sulit. Suara gemuruh memekakkan telinga. Genderang mulai ditabuh dan kabut peperangan semakin tebal. Semua yang berada di sana ...
READ MORE
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Seiring dengan berakhirnya perhelatan liga-liga di Eropa, mari kita tinggalkan sejenak lapangan hijau dan melihat sepakbola dalam bentuk yang lebih luas, cinta. Penulis-penulis roman sering berkata: Kita tidak bisa memilih kepada ...
READ MORE
Naturalisasi, Benarkah Yang Terbaik?
2 orang pemuda blasteran Belanda-Indonesia, Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran, baru saja memperoleh kewarganegaraan Indonesia mereka setelah lulus dalam proses naturalisasi di kantor Kemenkumham beberapa hari yang lalu. Mereka berdua ...
READ MORE
Peran ‘The Game Theory Model’ Dalam Tendangan Penalti
Benarkah seorang kiper berada dalam kondisi tak berdaya saat tendangan penalti? Apa itu ‘The Game Theory’? Di bulan Mei 2010, seorang akademisi dari Universitas New York bernama Bruce Bueno de Mesquita meramalkan ...
READ MORE
Jawaban apa yang akan anda berikan bila ditanya fungsi dari sebuah stadion sepakbola? Kita semua pasti sepakat bila disebut stadion adalah tempat menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola. Tapi tahukah anda bahwa ...
READ MORE
Jose Mourinho: The Special One.
Total Football 1974: Off The Ball Pressing
Selamat Tahun Baru 2014!
Benarkah Konsumen Adalah Raja?
Tendang Politisi Dari Sepakbola Indonesia
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Naturalisasi, Benarkah Yang Terbaik?
Peran ‘The Game Theory Model’ Dalam Tendangan Penalti
KEMANA HILANGNYA RASA AMAN ITU?