Nike Brand Activation (Part 1)

Nike Brand Activation

Marketing communication (marcom) adalah kegiatan marketing dalam rangka meningkatkan kesadaran (awareness) terhadap merk dan produk. Beriklan adalah salah satu kegiatan marcom. Namun beriklan bukanlah satu-satunya cara. Dalam Integrated Marketing Communication (IMC) sebuah merk haruslah menyentuh/berinteraksi konsumen melalui beragam media. Coba lihat chart dibawah ini: 

Chart diatas menunjukkan elemen yang ada dalam IMC. Dan beriklan hanya salah satunya.

Tujuan dari advertising atau kegiatan beriklan adalah lebih kepada memperkenalkan sebuah merk atau produk kepada konsumen dalam format visual dan audio. Seringkali dalam kegiatan beriklan ada sebuah pesan yang hendak disampaikan sebuah merk atau produk kepada target konsumennya. Komunikasi dalam kegiatan beriklan bersifat 1 arah. Merk atau produk menjadi pihak yang aktif, sementara target konsumen menjadi pihak yang pasif – hanya bisa melihat dan mendengar tanpa bisa berkomunikasi balik. Oleh karenanya perlu kegiatan lain untuk mengantispasi bila target konsumen kita hendak berkomunikasi balik atau hendak mencoba membuktikan apa yang disampaikan sebuah merk atau produk melalui iklannya. Kegiatan lain ini biasa disebut brand activation.

Secara gampang brand activation didefinisikan sebagai kegiatan yang bertujuan mengaktifasi brand/merk. Mengaktifasi disini maksudnya adalah membuat merk tersebut berinteraksi langsung dengan target konsumennya. Jadi keterlibatan target konsumen dalam sebuah brand activation adalah syarat utama. 

Nike selama ini sukses dalam menerapkan IMC karena menggunakan kegiatan beriklan dan brand activation secara terintegrasi dalam kegiatan pemasarannya. Ambil contoh saat menjelang Piala Dunia 2002, Nike meluncurkan sebuah iklan TV yang menampilkan 24 pesepakbola ternama kala itu – Ronaldo, Carlos, Davids, Henry, Viera, dan lainnya – yang bertanding dalam sebuah turnamen fiktif yaitu ’The Secret Tournament’ (atau juga disebut ‘Scorpion KO’). Dalam iklan TV tersebut para pesepakbola ternama tadi saling bertanding satu sama lain dalam format 3 lawan 3. Pertandingan dilakukan di sebuah kapal laut di tengah lautan. Tim yang kalah bakal dibuang ke tengah laut, pemenang bakal mendapat hadiah uang. 

Iklan TV ini ditayangkan pada April 2002. Sebulan sebelumnya, Maret 2002, Nike terlebih dahulu menayangkan iklan TV teaser yang hanya berisikan sebuah visual tendangan ke arah gawang dan seekor kalajengking. Tujuan dari teaser adalah untuk menciptakan curiousity atau rasa penasaran target konsumen. Lalu di bulan Mei 2002, Nike mengundang target konsumennya untuk terlibat dalam turnamen sejenis.

Secara garis besar periode kampanye ‘Scorpion KO’ dibagi menjadi seperti ini:

Kampanye ‘Scorpion KO’ ini berhasil meraih perhatian besar konsumen global. Terlepas dari budget besar Nike dalam memproduksi kampanye ini, harus diakui kunci sukes ‘Scorpion KO’ adalah adanya brand activation yang membuat target konsumennya bisa berinteraksi langsung dengan Nike. 

Related Posts
Mengukur Kesuksesan Keberadaan Klub ISL di Media Sosial
Di tulisan “Keberadaan 18 Klub ISL Musim 2012-2013 di Dunia Maya dan Media Sosial” tercatat klub Sriwijaya FC adalah klub dengan laman facebook resmi yang memiliki jumlah fans terbesar, yaitu ...
READ MORE
Jawaban apa yang akan anda berikan bila ditanya fungsi dari sebuah stadion sepakbola? Kita semua pasti sepakat bila disebut stadion adalah tempat menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola. Tapi tahukah anda bahwa ...
READ MORE
Elja Ngangkring, Bentuk Dukungan Nyata Fans Ke Klub.
Klub asal Yogyakarta, PSS Sleman membuka unit usaha baru yang disebut Elja Ngangkring pada Senin (2/9) malam lalu bertempat di jalan Damai, Sleman. Dalam siaran pressnya disebutkan bahwa Elja Ngangkring ...
READ MORE
Fabio Capello, Bukan Orang Italia Biasa
Tulisan tentang Fabio Capello diambil dari biografinya yang ditulis oleh seorang jurnalis Italia bernama Gabrielle Marcotti berjudul ‘Capello - The Man Behind England’s World Cup Dream’. Inggris, Negara Kedua Setelah Italia "I ...
READ MORE
Selamat Tahun Baru 2014!
Tak terasa kita saat ini sudah berada di tahun yang baru, 2014. 365 hari telah bersama kita lewati di tahun 2013. Dan semoga kita semua mendapatkan pembelajaran dan bisa menjadi ...
READ MORE
Catatan ringan tentang pemanfaatan kelompok suporter sebagai kendaraan politik di Indonesia.Dalam tulisan sebelumnya penulis sudah memaparkan betapa perlunya klub untuk mengelola kelompok suporter mereka. Karena kelompok suporter itu ibarat para ...
READ MORE
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Seiring dengan berakhirnya perhelatan liga-liga di Eropa, mari kita tinggalkan sejenak lapangan hijau dan melihat sepakbola dalam bentuk yang lebih luas, cinta. Penulis-penulis roman sering berkata: Kita tidak bisa memilih kepada ...
READ MORE
Benarkah Konsumen Adalah Raja?
Beberapa hari yang lalu kami menghadiri sebuah seminar pemasaran bertajuk “Service With A Heart”. Tampil sebagai pembicara adalah Bapak Alex Mulya, praktisi marketing; dan Ibu Noni S.A. Purnomo, Vice President Business Development ...
READ MORE
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
[image source: flickr/tcountryfan] Oksigen semakin menipis, dan bernafas pun, menjadi suatu hal yang sulit. Suara gemuruh memekakkan telinga. Genderang mulai ditabuh dan kabut peperangan semakin tebal. Semua yang berada di sana ...
READ MORE
Kisah Klub Yang Dibangun Dengan Persaudaraan, Bukan Dengan Uang
Akhir pekan lalu saya membaca kisah sebuah klub divisi 4 liga Rumania, ASF Fratia. Dikisahkan bahwa klub ini menerapkan persamaan dan menerima siapapun tanpa memperdulikan latar belakang, suku, agama, dan ...
READ MORE
Mengukur Kesuksesan Keberadaan Klub ISL di Media Sosial
KEMANA HILANGNYA RASA AMAN ITU?
Elja Ngangkring, Bentuk Dukungan Nyata Fans Ke Klub.
Fabio Capello, Bukan Orang Italia Biasa
Selamat Tahun Baru 2014!
Kelompok Suporter Sebagai Kendaraan Politik
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Benarkah Konsumen Adalah Raja?
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
Kisah Klub Yang Dibangun Dengan Persaudaraan, Bukan Dengan