Mengukur Kesuksesan Keberadaan Klub ISL di Media Sosial

Website Traffic (Lalu-lintas Website)

Hal penting yang harus dipehatikan oleh para pemilik website adalah jumlah lalu-lintas website. Karena semakin sering orang datang ke website kita artinya semakin populer website kita. Dampaknya adalah website kita bakal berada di daftar teratas di daftar mesin pencari.

Selain mesin pencari, kita bisa juga memanfaatkan jejaring sosial untuk mempopulerkan website kita. Misal: andai Sriwijaya FC mampu mengajak 10% dari 1 juta fansnya di laman facebook resminya untuk datang berkunjung ke website resmi klub, itu sama dengan mengajak 100 ribu orang datang setiap harinya. Bayangkan betapa besar potensi bisnis yang tersedia saat Anda memiliki 100 ribu orang (baca: 100 ribu calon pelanggan) yang rutin datang ke website Anda setiap hari. Namun sayangnya Sriwijaya FC sudah tak lagi memiliki website resmi.

Untuk mengukur lalu-lintas website, Anda bisa menggunakan Google Analytics untuk mendapatkan analisa secara detil. Di Google Analytics, kita bisa melihat berapa banyak pengunjung yang datang melalui media sosial. Atau bisa juga berkunjung ke situs Alexa untuk melihat performa website Anda secara umum. 

Related Posts
Sepakbola Ini Tak Masuk Akal
Ditulis oleh Adri Zainuddin.Sepakbola, permainan yang dimainkan oleh 22 orang pemain di dalam 1 lapangan. Tambah 1 orang wasit yang dibantu 2 hakim garis. Semua mengejar 1 bola yang sama. ...
READ MORE
Jawaban apa yang akan anda berikan bila ditanya fungsi dari sebuah stadion sepakbola? Kita semua pasti sepakat bila disebut stadion adalah tempat menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola. Tapi tahukah anda bahwa ...
READ MORE
Nike Brand Activation (Part 1)
"IF YOU HAVE A BODY, YOU ARE AN ATHLETE" (Bila anda memiliki tubuh, maka anda adalah seorang atlet) Demikian Bill Bowerman, Nike co-founder, berkata. Kalimat ini berangkat dari observasi Bowerman - sebagai ...
READ MORE
Jose Mourinho: The Special One.
Veni, vidi, vici. I came, I saw, I conquered. Aku datang, aku lihat, aku menang.Begitu Julius Caesar pernah berkata usai pertempuran Zela. Kala itu Julius Caesar hendak menyampaikan pesan kepada ...
READ MORE
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
[image source: flickr/tcountryfan] Oksigen semakin menipis, dan bernafas pun, menjadi suatu hal yang sulit. Suara gemuruh memekakkan telinga. Genderang mulai ditabuh dan kabut peperangan semakin tebal. Semua yang berada di sana ...
READ MORE
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Seiring dengan berakhirnya perhelatan liga-liga di Eropa, mari kita tinggalkan sejenak lapangan hijau dan melihat sepakbola dalam bentuk yang lebih luas, cinta. Penulis-penulis roman sering berkata: Kita tidak bisa memilih kepada ...
READ MORE
Naturalisasi, Benarkah Yang Terbaik?
2 orang pemuda blasteran Belanda-Indonesia, Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran, baru saja memperoleh kewarganegaraan Indonesia mereka setelah lulus dalam proses naturalisasi di kantor Kemenkumham beberapa hari yang lalu. Mereka berdua ...
READ MORE
Catatan ringan tentang pemanfaatan kelompok suporter sebagai kendaraan politik di Indonesia.Dalam tulisan sebelumnya penulis sudah memaparkan betapa perlunya klub untuk mengelola kelompok suporter mereka. Karena kelompok suporter itu ibarat para ...
READ MORE
Belanda vs Argentina, Piala Dunia 1974. [sumber: flickr]
Di era sepakbola modern ini, menurut saya ada 2 filosofi bermain yang cukup menonjol. Dan keduanya saling bertolak belakang. Yaitu filosofi yang dianut oleh Josep 'Pep' Guardiola (ball possession) dan ...
READ MORE
Kisah Klub Yang Dibangun Dengan Persaudaraan, Bukan Dengan Uang
Akhir pekan lalu saya membaca kisah sebuah klub divisi 4 liga Rumania, ASF Fratia. Dikisahkan bahwa klub ini menerapkan persamaan dan menerima siapapun tanpa memperdulikan latar belakang, suku, agama, dan ...
READ MORE
Sepakbola Ini Tak Masuk Akal
KEMANA HILANGNYA RASA AMAN ITU?
Nike Brand Activation (Part 1)
Jose Mourinho: The Special One.
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Naturalisasi, Benarkah Yang Terbaik?
Kelompok Suporter Sebagai Kendaraan Politik
Total Football 1974: Off The Ball Pressing
Kisah Klub Yang Dibangun Dengan Persaudaraan, Bukan Dengan