Keberadaan 18 Klub ISL Musim 2012-2013 di Dunia Maya dan Media Sosial

Keberadaan Klub ISL di Dunia Maya dan Media Sosial

Dengan segala data dan fakta barusan sungguh menarik melihat sejauh mana klub-klub ISL mencoba memanfaatkannya.Terlebih mengingat segmen usia muda adalah yang terbesar di kelompok pengguna ponsel pintar di Indonesia yang mana bisa dijadikan target audiens yang sangat potensial.

Berikut adalah keberadaan 5 klub teratas ISL musim lalu di dunia maya dan media sosial:

1. Persipura Jayapura

Jawara ISL musim lalu ini secara mengejutkan tak lagi memiliki website resmi. Disebutkan bahwa Persipura sempat memiliki website resmi, www.persipura.org, namun saat dicek keberadaannya ternyata sudah tak lagi aktif. Yang ada saat ini adalah beberapa situs yang nampaknya bukan dikelola secara resmi oleh pihak klub. Walaupun isinya adalah berita seputar klub, namun sepertinya situs-situs ini dikelola oleh para fans club. Berikut adalah daftar situs dan akun media sosial yang berhasil saya dapatkan:

Website terkait:

  • http://www.persipuramania.com/
  • http://persipuranews.blogspot.com/
  • www.persipura.org (resmi, tak lagi aktif)

Facebook: Persipura Jayapura: 354,964 likes/fans (https://www.facebook.com/persipura)

Twitter:

  • @persipuraOnline: 3,957 followers
  • @persipura_: 20,993 followers
  • @persipuramania: 27,964 followers
  • @persipuramania_: 11,069 followers

2. Arema Indonesia FC

Arema Indonesia FC – musim ini sudah berganti nama menjadi Arema Cronus Indonesia – bisa dibilang adalah salah satu klub ISL yang sangat memperhatikan aset digitalnya. Website resmi klub, http://www.aremafc.com/, terlihat sangat dikelola dengan baik dan sangat bisa diandalkan dalam mencari kabar terbaru seputar klub. Yang menarik adalah akun media sosial resmi mereka masih kalah populer bila dibandingkan dengan akun yang dikelola para fansnya – bila dilihat dari jumlah pengikutnya.

Website terkat: http://www.aremafc.com/ (resmi)

Facebook: AremaFC.Com: 139,170 likes/fans (https://www.facebook.com/pages/AREMAFCCOM)

Twitter:

  • @aremafc_com: 45,535 followers (resmi)
  • @aremafc: 125,000 followers
  • @aremacronus: 74,600 followers

3. Mitra Kukar FC

Awalnya saya sempat meremehkan klub satu ini. Namun setelah melakukan pencarian di mesin pencari, saya terkejut dengan hasil yang ditemukan. Mitra Kukar memiliki website resmi, www.mitrakukar.com, yang dikelola cukup baik. Jadwal dan hasil pertandingan terakhir nampak jelas di halaman beranda. Begitu juga dengan halaman kabar terbaru dan fitur profil pemain bisa ditemukan. Tak hanya website, akun resmi media sosial pun sudah dibuat dan dijalankan dengan baik.

Website terkait: http://www.mitrakukar.com/ (resmi)

Facebook: Mitra Kukar FC: 80,576 likes/fans (https://www.facebook.com/mitrakukar)

Twitter: @mitrakukar: 30,708 followers (resmi)

4. Persib Bandung

Harus saya akui bahwa klub asal kota Bandung ini adalah yang terbaik di Indonesia dalam pengelolaan aset digitalnya. Bukan hanya memilki aset di semua wadah – mulai dari website, facebook, twitter dan youtube – tapi kesemuanya dikelola dengan sangat baik. Hal ini tercermin dari adanya integrasi antara website dan akun media sosial seperti facebook dan twitter. Apapun yang disampaikan di facebook dan twitter akan selalu mengacu pada website resmi klub. Dan segala konten yang dimunculkan di website bukanlah mengutip dari situs media lain, tapi merupakan hasil liputan tim internal media klub.

Namun sebagaimana yang dialami akun resmi twitter klub Arema, halaman facebook resmi klub Persib masih jauh kalah populer dengan yang dikelola fans.

Website: http://www.persib.co.id/ (resmi)

Facebook:

  • Persib Official: 283, 477 likes/fans (https://www.facebook.com/PersibOfficial)
  • Persib Bandung: 3,392,023 likes/fans (https://www.facebook.com/pages/PERSIB-Bandung)
  • Persib Online: 1,551,920 likes/fans (https://www.facebook.com/PERSIB.ONLINE)

Twitter:

  • @persibofficial: 215,000 followers (resmi)
  • @persib: 792,579 followers

5. Sriwijaya FC

Socialbakers mencatat bahwa halaman facebook Sriwijaya FC memiliki 1,024,338 likes/fans di bulan Desember 2013. Dan saat tulisan ini dibuat, angka tersebut sudah bertambah menjadi 1,089,149 likes/fans. Ini menjadikan klub asal kota Palembang ini adalah klub ISL dengan halaman facebook resmi dengan jumlah likes/fans terbanyak di Indonesia. Sayangnya superioritas di sosial media tak diikuti dengan keberadaan website resmi klub. Saat saya mencoba mencari website resmi klub, www.sriwijaya-fc.com, ternyata sudah tak aktif lagi. Sempat dikabarkan bahwa website resmi klub diserang oleh peretas di tahun 2010. Ada sebuah website lain yang mengaku sebagai website resmi, sriwijayafc-palembang.blogspot.com. Namun setelah melihat isi dan domain yang dipakainya, maka bisa dipastikan ini bukanlah website resmi.

Website terkait: www.sriwijaya-fc.com (resmi, tak lagi aktif)

Facebook: Sriwijaya FC: 1,089,149 likes/fans (https://www.facebook.com/sriwijayafc)

Twitter:

  • @sriwijayafc: 21,555 followers (resmi)
  • @sfcpalembang: 43,800 followers

Secara lengkap keberadaan seluruh kontestan ISL musim lalu di dunia maya dan media sosial bisa dilihat di matrix berikut:

ISL 

Related Posts
Belanda vs Argentina, Piala Dunia 1974. [sumber: flickr]
Di era sepakbola modern ini, menurut saya ada 2 filosofi bermain yang cukup menonjol. Dan keduanya saling bertolak belakang. Yaitu filosofi yang dianut oleh Josep 'Pep' Guardiola (ball possession) dan ...
READ MORE
Jawaban apa yang akan anda berikan bila ditanya fungsi dari sebuah stadion sepakbola? Kita semua pasti sepakat bila disebut stadion adalah tempat menyaksikan sebuah pertandingan sepakbola. Tapi tahukah anda bahwa ...
READ MORE
Nike Brand Activation (Part 1)
"IF YOU HAVE A BODY, YOU ARE AN ATHLETE" (Bila anda memiliki tubuh, maka anda adalah seorang atlet) Demikian Bill Bowerman, Nike co-founder, berkata. Kalimat ini berangkat dari observasi Bowerman - sebagai ...
READ MORE
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
[image source: flickr/tcountryfan] Oksigen semakin menipis, dan bernafas pun, menjadi suatu hal yang sulit. Suara gemuruh memekakkan telinga. Genderang mulai ditabuh dan kabut peperangan semakin tebal. Semua yang berada di sana ...
READ MORE
Peran ‘The Game Theory Model’ Dalam Tendangan Penalti
Benarkah seorang kiper berada dalam kondisi tak berdaya saat tendangan penalti? Apa itu ‘The Game Theory’? Di bulan Mei 2010, seorang akademisi dari Universitas New York bernama Bruce Bueno de Mesquita meramalkan ...
READ MORE
Nike Brand Activation (Part 2)
Ini adalah bagian kedua dari tulisan sebelumnya yang berjudul Nike Brand Activation (Part 1). Kampanye ‘Scorpion KO’ adalah salah satu dari Integrated Marketing Communicaitons (IMC) Nike yang melibatkan konsumen berinteraksi di dalamnya. ...
READ MORE
Jose Mourinho: The Special One.
Veni, vidi, vici. I came, I saw, I conquered. Aku datang, aku lihat, aku menang.Begitu Julius Caesar pernah berkata usai pertempuran Zela. Kala itu Julius Caesar hendak menyampaikan pesan kepada ...
READ MORE
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Seiring dengan berakhirnya perhelatan liga-liga di Eropa, mari kita tinggalkan sejenak lapangan hijau dan melihat sepakbola dalam bentuk yang lebih luas, cinta. Penulis-penulis roman sering berkata: Kita tidak bisa memilih kepada ...
READ MORE
Tendang Politisi Dari Sepakbola Indonesia
Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis tentang kondisi sepakbola Indonesia. Di suatu siang usai jam sekolah, di era Orde baru,  Saya dan beberapa teman SD Saya melihat rombongan pendukung salah satu ...
READ MORE
Fabio Capello, Bukan Orang Italia Biasa
Tulisan tentang Fabio Capello diambil dari biografinya yang ditulis oleh seorang jurnalis Italia bernama Gabrielle Marcotti berjudul ‘Capello - The Man Behind England’s World Cup Dream’. Inggris, Negara Kedua Setelah Italia "I ...
READ MORE
Total Football 1974: Off The Ball Pressing
KEMANA HILANGNYA RASA AMAN ITU?
Nike Brand Activation (Part 1)
Kabut Peperangan Yang Menutupi Old Trafford.
Peran ‘The Game Theory Model’ Dalam Tendangan Penalti
Nike Brand Activation (Part 2)
Jose Mourinho: The Special One.
Sepakbola Dan Jatuh Cinta
Tendang Politisi Dari Sepakbola Indonesia
Fabio Capello, Bukan Orang Italia Biasa